Minggu, 03 Maret 2013

Faktor penyebab dan akibat "kebiasaan membolos"

Kebiasaan Membolos
• Pengertian Membolos
Membolos dapat diartikan sebagai perilaku siswa yang tidak masuk sekolah dengan alasan yang tidak tepat. Atau bisa juga dikatakan ketidak hadiran tanpa alasan yang jelas. Membolos merupakan salah satu bentuk dari kenakalan siswa, yang jika tidak segera diselesaikan / dicari solusinya dapat menimbulkan dampak yang lebih parah.

• Faktor penyebab Siswa Membolos:

a. Faktor Keluarga
Mungkin kita pernah mendengar (atau mungkin sering) ada siswa yang tidak diperbolehkan masuk sekolah oleh orang tuanya. Untuk suatu alasan tertentu mungkin hal ini dianggap paling efisien untuk mengatasi krisis atau permasalahan dalam keluarganya.
Orang tua tidak peduli pendidikan. Selain itu sikap orang tua terhadap sekolah juga memberi pengaruh yang besar pada anak. Jika orang tua menganggap bahwa sekolah itu tidak penting dan hanya membuang-buang waktu saja, atau juga jika mereka menanamkan perasaan pada anak bahwa ia tidak akan berhasil, anak ini akan berkurang semangatnya untuk masuk sekolah. Biasanya sikap orang tua yang menganggap bahwa pendidikan itu tidak penting karena mereka sendiri orang yang kurang berpendidikan. Akibatnya penghargaan terhadap pendidikan hanya dipandang sebelah mata.

b. Rendah diri
Rendah diri adalah suatu perasaan yang menganggap dirinya berkedudukan rendah. Mungkin hal ini di karenakan si anak tidak bisa menangkap pelajaran di sekolah, atau pun dia merasa rendah karena dia berada dalam lingkungan sosialita dan dia sendiri hanyalah orang biasa. Perlu DI INGAT bahwa Rendah diri dan Rendah Hati adalah dua hal yang berbeda. Kita tidak boleh rendah diri, tapi kita diharuskan untuk rendah hati. itulah yang sering diajarkan agama.
Sering rasa kurang percaya diri ini menjadi penghambat segala aktifitas. Faktor utama penghalang kesuksesan ialah kurangnya rasa percaya diri. Ia mematikan kreatifitas siswa. Meskipun begitu banyak ide dan kecerdasan yang dimiliki siswa, tetapi jika tidak berani / merasa tidak mampu untuk melakukannya sama saja percuma. Perasaan diri tidak mampu dan takut akan selalu gagal membuat siswa tidak percaya diri dengan segala yang dilakukannya. Ia tidak ingin malu, merasa tidak berharga, serta dicemooh sebagai akibat dari kegagalan tersebut.

c. Perasaan Terkucilkan
Perasaan tersisihkan tentu tidak diinginkan semua orang. Tetapi kadang rasa itu muncul tanpa kita inginkan. Seringkali anak dibuat merasa bahwa ia tidak diinginkan atau diterima di kelasnya. Perasaan ini bisa berasal dari teman sekelas atau mungkin gurunya sendiri dengan sindiran atau ucapan. Siswa yang ditolak oleh teman-teman sekelasnya, akan merasa lebih aman berada di rumah. Ada siswa yang tidak masuk sekolah karena takut oleh ancaman temannya. Ada juga yang diacuhkan oleh teman-temannya, ia tidak diajak bermain, atau mengobrol bersama.

d. Sebab yang Berasal dari Sekolah
Sekolah merupakan tempat terjadinya proses belajar mengajar. Di sana tempat siswa-siswa belajar ilmu pengetahuan. Belajar akan lebih berhasil bila bahan yang dipelajari menarik perhatian anak. Karena itu bahan harus dipilih yang sesuai dengan minat anak atau yang di dalamnya nampak dengan jelas adanya tujuan yang sesuai dengan tujuan anak melakukan aktivitas belajar. Jadi suasana kelas sangat berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Selain itu, tujuan pembelajaran yang jelas juga akan memudahkan siswa dalam pemahamannya. Sehingga siswa tidak akan bosan dan mudah mengikuti kegiatan pembelajaran

• Akibat yang Ditimbulkan Oleh Siswa yang Membolos
a. Tidak naik kelas
Hal ini sudah bisa dipastikan. karena bagaimana bisa naik kelas kalau masuk sekolah saja jarang.
b. Dikeluarkan dari sekolah
Saat ini hampir semua sekolah menerapan peraturan bahwa absensi kehadiran siswa minimal harus 75%
c. Nilai ulangan tidak sesuai harapan
Bagaimana bisa mendapat nilai bagus jika tidak pernah berangkat sekolah.
d. Ketinggalan pelajaran
e. Gagal dalam ujian
f. Prestasi belajar menurun
g. Dapat mempengaruhi orang lain untuk membolos

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar