Jumat, 02 Maret 2012

diary q



Diary , .. .

Inilah curahan bahasa hatiku
Perasaan yang terbentur dinding besi
Luka yang dulu terasa sakit dan tercabik-cabik kelesuan
Sekarang tersembuhkan waktu
Keresahan,
Kepedihan
Dan segala duka telah menjauh
Dan kini hanya ada bahagia,.

Lara sarat mengiringi denyut waktuku
Maka siramilah jiwaku dengan senyuman khasMu kasihku,.

Jepara, 15 november 2011
Pukul 00:48 wib

indah pada waktunya


Jepara,13-11-2011
Pukul 22:25 wib

Saat mega mulai terlihat
Hati termenung sejenak,.menjelajah dalam dimensi lain
Berkurang sehari usia
Detik demi detik tanpa terasa,terlewatkan begitu saja tanpa arti

Kala suara merdu berkumandang,menyadarkan jiwa
Panggilan sang “khaliq”,.untuk menjalankan kewajiban
Agar menjadi hati yang beriman,..
Jiwa bersih sejati,
Saat air bening nan suci,
Menyentuh lapisan kulit
Menyejuk kan jiwa
Mensucikan raga

Tersentuh hati saat bersujud di hadapanMu,.wahai Kau penguasa semesta alam
Kau jadikan kami makhluk yang berakal,.yang lebih sempurna dari makhlukMu yang lain,. Meski kadang kami tak menyadarinya,.
Wahai,. Pengasih dan penyayang bagi semua makhluk di dunia,...  Kami bersujud di hadapanMu,. Karena rasa cinta kami kepada-Mu
Karena semua pasti akan indah pada waktunya,...

landak tak berduri


Jepara,13-11-2011
Pukul 22: 52 wib
Aku selalu berteriak pada dunia,.. “Aku adalah landak penuh duri tajam,yang mampu melindungi diri sendiri”
Aku manusia tegar yang mampu menghadapi kejamnya dunia
Aku mampu melindungi diri dari segala mara bahaya
“Aku kuat”,...
“Aku Hebat”
Aku perempuan perkasa,.yang mampu menakhlukan dunia
Aku bukan benalu bagi kaum lelaki
Meskipun mereka bak pohon tinggi nan besar
Aku tak kan begitu saja menempel di pohon,.
Jika diibaratkan tumbuhan,.aku bukanlah benalu,..aku bagai kaktus berduri,. Yang mampu bertahan dalam keadaan apapun

Aku adalah landak berduri yang kuat
Aku adalah landak berduri yang hebat
Aku bisa bahagia dengan caraku sendiri
Aku bahagia karena kekuatanku,.
Aku bahagia karena kahabatanku,.

Tapi kini aku merasa kesakitan
Kini aku merasa terulai lemah,tak berdaya
Satu per satu duriku hilang
Tercabuti oleh kehidupan keras nan kejam
Kini aku malu,.
Aku bersembunyi diantara Tumbuhan lain
Pohon-pohon besar nan rindang

Kini aku adalah landak lemah
Kini aku adalah landak tak berdaya
Kini aku adalah landak yang kehilangan hampir semua durinya
Aku merasa sangat kesakitan
Aku merasa kedinginan oleh angin malam
Aku merasa kepanasan oleh terik sang surya
Dan aku menggigil saat hujan turun

Aku landak tak berduri yang kini menangis,.meronta menyesali kesombonganku
Aku landak tak berduri yang kini menangis,.meronta mengharapkan keterlukaan ku hilang
Aku landak tak berduri,. Mengharap selimut kasih sayang “sang dermawan”
Aku landak tak berduri yang malang,. Yang kini membutuhkan pertolongan
Aku landak tak berduri yang berharap satu per satu durinya kembali
Kini aku sadar,.sekuat apapun landak berduri tajam,. Tetaplah mempunyai kelemahan
Kini aku sadar,.sekuat apapun perempuan,. Pasti butuh seorang lelaki sebagai pelindung


curhat


Sakit hati,

Pukul 17.19 wib tadi ayah menelfonku,berita buruk yang mungkin akan merenggut masa depanku dengan bangkrutnya ayah,aku terancam tidak bisa melanjutkan kuliyah lagi. Beberapa menit setelah itu ada sms masuk dari no dikontak ghozy yang bernamakan “bicth”,aku penasaran itu siapa. Tak berselang lama ghozy pun sms aku. Tanpa basa basi aku langsung menanyakan padanya. Tambah lah rasa sakit di hatiku. Masalah keluarga dan ditambah kenyataan bahwa ghozy selama ini berbohong padaku,dulu dia berjanji tak akan lagi smsan sama mantannya itu,tapi kenyataannya itu hanyalah kebohongan semata. Aku kecewa,.. sangat kecewa dengan kenyataan pahit ini.......

Jepara,25 november 2011
Pukul 18.48

munafik jalang


Jepara,13-11-2011
Pukul 22: 52 wib
Aku selalu berteriak pada dunia,.. “Aku adalah landak penuh duri tajam,yang mampu melindungi diri sendiri”
Aku manusia tegar yang mampu menghadapi kejamnya dunia
Aku mampu melindungi diri dari segala mara bahaya
“Aku kuat”,...
“Aku Hebat”
Aku perempuan perkasa,.yang mampu menakhlukan dunia
Aku bukan benalu bagi kaum lelaki
Meskipun mereka bak pohon tinggi nan besar
Aku tak kan begitu saja menempel di pohon,.
Jika diibaratkan tumbuhan,.aku bukanlah benalu,..aku bagai kaktus berduri,. Yang mampu bertahan dalam keadaan apapun

Aku adalah landak berduri yang kuat
Aku adalah landak berduri yang hebat
Aku bisa bahagia dengan caraku sendiri
Aku bahagia karena kekuatanku,.
Aku bahagia karena kahabatanku,.

Tapi kini aku merasa kesakitan
Kini aku merasa terulai lemah,tak berdaya
Satu per satu duriku hilang
Tercabuti oleh kehidupan keras nan kejam
Kini aku malu,.
Aku bersembunyi diantara Tumbuhan lain
Pohon-pohon besar nan rindang

Kini aku adalah landak lemah
Kini aku adalah landak tak berdaya
Kini aku adalah landak yang kehilangan hampir semua durinya
Aku merasa sangat kesakitan
Aku merasa kedinginan oleh angin malam
Aku merasa kepanasan oleh terik sang surya
Dan aku menggigil saat hujan turun

Aku landak tak berduri yang kini menangis,.meronta menyesali kesombonganku
Aku landak tak berduri yang kini menangis,.meronta mengharapkan keterlukaan ku hilang
Aku landak tak berduri,. Mengharap selimut kasih sayang “sang dermawan”
Aku landak tak berduri yang malang,. Yang kini membutuhkan pertolongan
Aku landak tak berduri yang berharap satu per satu durinya kembali
Kini aku sadar,.sekuat apapun landak berduri tajam,. Tetaplah mempunyai kelemahan
Kini aku sadar,.sekuat apapun perempuan,. Pasti butuh seorang lelaki sebagai pelindung

Kamis, 01 Maret 2012

curhat

sulit mengerti kenapa kehidupan begitu tega menekanku,.
aku bagai diapit dua tebing tinggi,..
aku bagai ditipa reruntuhan longsor lahar dingin merapi...
aku berlali menyelamatkan jiwa,.
memang nyawa tak sampai melayang, namun derita ini tiada henti mencercaku.
ingin aku berteriak di padang pasir, meneriakkan apa yang ku kehendaki pada mereka yang membelengguku dalam kesepian semu.
pada mereka yang memenjarakan hatiku,. menyandra suaraku,..
ingin aku uangkapkan agar semua tau.
ingin aku katakan agar dunia mendengarku.
namun bertahun-tahun aku mencari cara, tak kutemukan jua caranya.
yang ada malah aku tersesat di gurun pasir yang panas, aku tak tau arah.
aku terus menyusuri gurun pasir yang membakar tubuhku,. namun panasnya itu jualah yang mengobarkan semangatku,. hingga kutemukan sungai nil-ku.
penyejuk jiwaku,
penyejuk hatiku,
pelengkap peradaban.
kini guyuran batu krikil panas neraka tak terasa panas bagiku,
kini hujatan api dari mulut naga tak berarti apa-apa bagiku...